Posted in Friendship

Biarlah, cukup bulan saja yang tahu

Aku masih ingat apa yang kau katakan padaku.

Aku ingin tahu seberapa besar itu ?

 

Aku selalu ingat senyumu tiap kali aku membukakan pintu untukmu

Aku ingin tahu adakah yang kau sembunyikan dibalik senyummu itu ?

 

Setiap hari aku ingin tahu

Apa yang kau lakukan sekarang?

Apa yang kau pikirkan?

 

Bukannya aku tidak mau menyapa

Aku hanya tak ingin mengganggumu

Mengganggu pikiranmu dengan cerita-ceritaku

 

Kamu tak pernah tahu, betapa sulitnya aku menikam rasa rinduku padamu

Setiap hari aku mencoba menyibukkan diri

Mencoba mengalihkan setiap kerinduan ini datang

Biarlah, cukup bulan saja yang tahu

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s