Posted in Friendship

Pagi

Hai, selamat pagi 🙂

Pagi ini, aku menghubungi seseorang

Dia yang selalu mengisi hari hariku

Namun, pagi ini dia menorehkan luka

Tidak seberapa, tapi menyakitkan untuk diketahui

Iya, mungkin itu ketidaksengajaan

Tapi aku melihat hal lain, bahwa setiap hari aku melihat, dan menerka apa yang terjadi

Aku hanya bisa menunggu, menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya

Apakah hatinya masih bisa aku miliki?

Ataukah dia mengambilnya kembali dan memberikannya pada orang lain?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s