Posted in Travelling

Pekanbaru Kota Madani

20160514_172625
Mesjid Raya An Nur Pekanbaru

Hallo.. Salam hangat dari Kota Pekanbaru.

Sudah lama aku pengen bercerita tentang kota tempat tinggalku sekarang. Kota tempat aku mencari ridho Allah SWT.

Waktu kuliah dulu, aku hanya mendengar bahwa Riau itu kota dengan sumber minyak bumi yang melimpah dan kota “asap”. Kaget siih pas tau penempatan kerjaku di Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Saat itu berharap aku bisa ditempatkan di Bintan. Ternyata penempatanku di Pekanbaru Kota, dengan segala hiruk pikuk suasana kota yang tidak jauh berbeda dengan ibu kota di tanah jawa.

Seminggu sebelum keberangkatan ke Sumatra, aku banyak tanya-tanya niih sama Bibiku. Beliau orang Palembang. Intinya aku harus bisa jaga diri disini, harus bisa survive karena karakter orang-orangnya keras.

Tibanya di Pekanbaru aku masih kaget dan gak nyangka dua jam kemudian sudah menginjakan kaki di Pekanbaru. Perasaanku masih takut, tidak tau apa apa, jauh dari keluarga, sebulan pertama bawaannya pengen pulang ke Jawa.

Sebulan pertama disini sedikit kaget siih karena serba mahal. Mungkin karena tinggal di kota kali ya. Kostan berAC lebih dari sejuta. Makanan disini kalo pake ayam harganya lebih dari 15rb. Tapi kan mahal itu relatif yaa dan gak bisa disamain dengan Jawa, transport kesini mahal broo..

Di Pekanbaru ini daerahnya panas, gak ada gunung, adanya bukit-bukit kebun sawit. Baru beberapa minggu aku di Pekanbaru, aku ikut senior di kantor pergi ke Kota Dumai. Perjalanannya 6 jam dari Pekanbaru. Di perjalanan, sejauh mata memandang hanya ada kebun sawit. Luas sekali. Melewati sungai Siak. Indah sekali.

20160513_104009
Perjalanan Menuju Dumai

Mengenai transportasi di Pekanbaru ini, cukup sulit siih. Angkotnya gak jelas tujuannya kemana dan tidak banyak. Lebih banyak taksi. Ada juga Bus angkutan kota. Tapi hanya beroperasi di jalan-jalan besar. Jadi disini harus pake kendaraan sendiri. Sudah jarang orang jalan kaki. Katanya juga siih kehidupan orangnya sangat tinggi. Mungkin itulah kenapa banyak kendaraan pribadi di Pekanbaru.

Untuk tempat bermain di Pekanbaru ini, aku belum pernah berkunjung ke tempat wisata disini. Karena daerahnya panas, malas untuk keluar rumah di siang hari. Paling-paling mainnya ke mol. Ada siih tempat wisata kaya water boom gitu, namanya Labersa. Aku kurang tau tempatnya dimana. Lalu ada Alam Mayang, kalo di Bandung mirip sama Floating Market kali yaa, ehh gak tau juga siih soalnya belom pernah kesana hehe.

Mengenai makanan di Pekanbaru ini, ada makanan khas Riau yaitu bolu kemojo. Ada juga pisang kipas. Dan mungkin masih banyak lagi. Aku pernah sakit selama 4 hari karena belum bisa makan makanan di Pekanbaru, semuanya santen. Kaya masakan padang gitu.

Sekarang sudah mau 4 bulan aku tinggal di Pekanbaru. Lumayan nyaman. Semoga makin bisa survive disini, dengan orang-orangnya, dengan lingkungannya. Semangaat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s