Posted in Love

Mimpi

Aku bermimpi. Bermimpi tentangmu. Tentang sikap dinginmu saat kita bertemu. Begitu dingin. Tanpa kata. Memalingkan muka. Sama seperti sikap dinginmu kini, tanpa kabar, tanpa cerita.

Aku bermimpi. Bermimpi tentangmu. Seolah tidak pernah ada cerita diantara kita. Kau bersikap layaknya teman biasa. Menyapa sebagai teman. Berbincang sebagai kawan lama.

Bagaimana kabarmu kini? Kau sempat menawarkan cerita kedua tapi kini kau hilang tanpa permisi. Terimakasih untuk cerita LDR yang singkat.

Mungkin benar. Tak selayaknya seseorang yang baru memutuskan hubungan dengan orang lain tiba-tiba menjalin kasih dengan sosok yang baru. Perlu jeda. Perlu ruang untuk memulihkan hati dan menata rapih kembali.

Sekarang aku mengerti kenapa banyak orang yang memilih sendiri setelah dikhianati. Agar tidak membuat luka baru. Agar siap dengan sosok yang baru.

Maka aku ingin menjadi sosok yang baru. Yang memberi kekuatan bukan melemahkan. Yang menjadi kebanggaan bukan beban.

Aku disini. Menata rapih kembali kehidupanku. Menata rapih kembali hatiku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s