Posted in Travelling

Pesona Sumbar

2017_0423_23030000[1]

Hi, welcome back again. Enjoy my picts and the stories.

Udah lama aku gak share keseharian aku nih. Karena selama satu bulan ini banyak jalan-jalan keluar. Alhamdulillah dikasih kesempatan kerja keluar kota sekaligus jalan-jalan.

Aku mau cerita nih waktu jalan-jalan bareng senior-senior di kantor. Kami rencana menghadiri undangan pernikahan anaknya senior kantor.

Dan dimulailah perjalanan kami dari Pekanbaru menuju Padang, Sumantra Barat.

Jalanannya Ektrim!

Perjalanan dari Pekanbaru menuju Kampar memakan waktu 2 jam. Dari Kampar menuju Payakumbuh nih jalanannya ektrim. Tanjakan terus belok. Jalanannya menelusuri bukit dan pegunungan. Di Koto Panjang daerah Kampar ini ada PLTA dengan bendungan yang luas sekali. Indah banget. Dan sampailah di Kelok Sembilan. Jalan lintas Sumatra yang penomenal.

DSCF1328[1]
Kelok Sembilan
Selang sebentar sembari melepas kantuk dengan kopi, perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Tinggi. Daerah ini mirip mirip Bandungnya Sumbar. Udaranya dingin dan banyak pegunungan.

Dan sampailah di Padang, Kotanya orang Minang.

DSCF1273[1]
Pantai Padang
Kami menginap di Hotel dekat pantai padang. Disini banyak taman-taman bagus yang sudah dibenahi pemerintah kota. Ada kejadian niih disini. Kaca mobil belakang dipecahin warga yang lagi tawuran. Kan pikiranku jadi negative tentang Padang.

Oh iya, di Padang ini tidak ada yang namanya supermarket Ind*mart dan Al*amart. Jadi kalau mau cari warung buat beli keperluan lumayan ribet. Mini marketnya gak banyak.

Makanan khas disini ya sama halnya dengan Warung Nasi Padang. Tapi bukan Warung Padang namanya. Seafood juga banyak.

Waktu di Padang, diajak jalan-jalan ke Pantai Carolina dan ke Pariaman.

Di Padang ini semuanya ada. Mau ke Gunung ada. Mau ke Pantai Banyak. Paket Komplit deh kalau buat jalan-jalan.

Pantai Carolina ini dikelilingi bukit-bukit. Lumayan bersih pantainya. Kami naik perahu menuju pulau pasir yang jaraknya cukup dekat dari pantai.

2017_0423_23120400[1]

2017_0423_23085400[1]
Pasir Putih
DSCF1109[1]

DSCF1105[1]
Gara gara ombaknya besar sampe patah kayunya (sebetulnya gara-gara aku yang kelamaan turun, akhirnya diterjang ombak)
Dari Pantai Caroline kami lanjut ke kondangan senior. Sepulang dari sana perjalananpun dilanjutkan ke Pariaman.

DSCF1193[1]2017_0424_04283600[1]2017_0424_05091200[1]

2017_0424_05062200[1]
Nemu Layangan I ❀ U
Disini pantainya bagus untuk liat sunset. Lautnya langsung membentang menuju Samudra Hindia. Ombaknya besar sekali. Sayang waktu disini aku tak sempat lihat sunset karena harus kembali ke Padang.

Perjalanan pun ditutup dengan berburu oleh-oleh dan singgah sebentar di Air Terjun Lembah Anai.

DSCF1297[1]
Air Terjun Lembah Anai
That’s All. Thanks to Pak Sabar, Pak Yulis, Bang Likin, dan Bang Ayu untuk tripnya selama tiga hari. Semoga lain waktu Pembangkitan bisa jalan-jalan lagi yaa..

Advertisements
Posted in Motivation

Anak Rantau

2017_0304_21520500

Enggak terbesit sama sekali bahwa aku akan tinggal di tempat yang jauh dari keluarga, merantau keluar pulau jawa. Dunia kerja menjadi hal baru bagiku. Seiring dengan aku lulus kuliah. Akhirnya tanpa membuang banyak waktu, aku mendapat pekerjaan yang mengharuskan aku ditempatkan di seluruh Indonesia.

Aku memang pernah berdoa. Berdoa agar aku merantau jauh dari kota yang membuatku patah, Bandung. Agar aku bisa mengobati hati dan menata kehidupanku. Akhirnya Tuhan mendengarkan doaku. Tuhan tahu sekali bahwa aku membutuhkan kehidupan baru. Tuhan tahu bahwa aku perlu untuk selalu dekat dengannya.

Sebulan di Pekanbaru lebih banyak nangisnya daripada bersyukurnya. Lebih banyak merajuk ingin pulang ke Jawa daripada menyusun rencana. Banyak sekali kesulitan yang aku alami. Susah makan dan terkendala transportasi. Jujur saja aku tidak begitu menyukai masakan Sumatra, terlalu banyak santen. Selama 3 bulan lebih banyak makan gak sehat seperti junkfood, baso, mie ayam, penyet.

Barulah setelah berhasil pulang kampung untuk melepas rindu dan kembali ke Pekanbaru, aku merasakan bagaimana rasanya merantau dan pulang kampung yang benar-benar pulang kampung.

Merantau memberiku kekuatan, keberanian, dan kemandirian yang bahkan sampai saat ini aku tidak menyangka aku bisa melakukannya.

Kemana-mana sendiri naik motor. Gak perlu ngerepotin orang lain. Padahal dulu saat kuliah sering banget ngerepotin banyak temen. Terimakasih yaa buat teman-teman Kuliah, teman-teman SMA, SMP, SD bahkan yang sudah banyak membantu.

Sekarang aku menikmati kemandirian dengan banyak hal positif, lebih banyak bereksperimen makanan karena masak sendiri. Sering bawa bekal ke kantor atau ke kampus, belajar berhemat dan belajar untuk jadi istri yang baik. πŸ˜€

Terlepas dari itu, berhati-hatilah jika ditempat rantau. Kenali daerahnya. Jangan sampai sepertiku. Kena jambret. Handphone ilang. Alhamdulillah hanya handphone yang diambil. Aku teledor karena pulang malem dari kantor ke kostan jalan kaki. Main handphone di pinggir jalan. Eh diambil sama orang. Direbut dengan mudahnya. Padahal kondisi jalanan ramai. Aku memang setiap hari jalan kaki. Ya mungkin peringatan saja untuk selalu aware dimanapun.

Semenjak itulah aku memberanikan diri untuk mengendarai motor. Berawal dari situlah kemandirianku bertambah.

Aku merasakan bagaimana pedihnya jadi anak rantau adalah ketika handphone ilang, uang sedikit gara-gara dipake buat bayar kuliah, dan kostan mahal. Gajian masih lama. Benar-benar sabar banget nunggu gajian buat beli handphone baru. Gajian tiba dipake beli handphone, bayar kostan, langsung ludes. Sebulan bertahan dari godaan makanan elit dan dari godaan shopping.

Satu hal yang aku selalu ingat dimana pun adalah jangan lupa shalat, jangan lupa untuk selalu berdoa pada Allah SWT. Ditempat yang jauh dari keluarga, kepada siapa lagi kita minta tolong kalau bukan sama Tuhan sendiri?

Begitulah sedikit cerita dari anak rantau. Bagaimana ceritamu?

 

 

Posted in Travelling

White Sand Island

DSCF0594
Feel Free

Lebih dikenal dengan Pulau beralas pasir. Tempat ini merupakan surganya Bintan.

Pulau ini berada di Bintan Timur, satu jam dari Lagoi. Akses menuju White Sand Island menggunakan boat. Tempat ini sekarang dikelola oleh swasta sebagai destinasi wisata. Tiket untuk pulang pergi ke tempat ini seharga 150rb/org untuk turis lokal. Ditambah lain-lain seperti life vest kurang lebih 170-180rb/org. Gak akan nyesel ngeluarin uang segini buat melihat pamandangan alam yang sungguh luar biasa indah.

DSCF0539
Awas si baju merah jangan sampai lepas

Pasir putih dan air laut yang biru bersih sangat memanjakan mata.
Kebetulan saat aku kesini tidak terlalu banyak orang jadi tempatnya lumayan sepi. Kita dimanjakan dengan suara angin sepoi sepoi dan ombak laut, juga suara burung-burung.

DSCF0691
So Blue

Pihak pengelola menyediakan beberapa paket wisata, ada snorkeling, kayak, dll. Disini juga tersedia tempat penginapan. Rekomen banget buat para backpacker atau traveller kalau ke Bintan wajib kesini. Best place ever so far.

DSCF0701
Warna Warni kehidupan pantai
DSCF0710
White Sand Island

 

 

Posted in Travelling

Treasure Bay

DSCF0402
Gak terlalu fokus siih.. tapi lumayan senyumnya mengalihkan duniamu πŸ˜€

Kata pertama pas masuk ke kawasan ini adalah
“Aahh pantainya baguusss.. pasirnya putih banget..” eeh ternyata bukan pasir. πŸ˜€

DSCF0440
Bersama Sahabat yang mau diajak kemana mana

Treasure bay merupakan kawasan wisata air atau lebih dikenal pantai buatan. Ini keren banget tempatnya. Kalau dari jauh mirip banget kaya pantai beneran. Lumayan luas tempatnya.

DSCF0398
Bawaannya pengen nyebur

Tiket masuk ke tempat ini 100rb, hanya untuk berenang saja. Disini disediakan banyak olahraga air dan permainan air. Lumayan harganya mahal-mahal dan durasi mainnya sebentar sekali.

DSCF0466
The Canopy

Ditempat ini juga ada penginapannya. The Canopy. Bagus tempatnya. Tapi harganya juga lumayan.

DSCF0472
The Sun’s Light

Yang paling aku suka saat liburan ini adalah cuaca sangat sangat mendukung sekali. Panas terik lumayan bikin muka gosong.

Posted in Travelling

Bintan Mangrove Discovery Tour

DSCF0343
Sendalnya bikin salfok

Salah satu destinasi wisata di Bintan yang paling banyak diminati para wisatawan lokal dan asing adalah Bintan Mangrove Discovery Tour. Lokasiny berada di dikawasan Lagoi, Bintan.

DSCF0264

Tiket masuk untuk wisatawan lokal seharga 150-250rb. Tergantung berasal dari daerah mana. Tour Guidenya sangat pandai berbahasa inggris dan sangat ramah.

Lokasi Mangrovenya sangat luas dan masih asri. Di tempat ini masih banyak ditemukan hewan liar, seperti ular, tupai, dll. Tour disini menggunakan boat yang bisa menampung maksimal 10 orang. Perjalanan tour memakan waktu 1 jam s.d 1 setengah jam.

DSCF0312
Bersama Ari, partner backpacker
DSCF0335
Bersama wisatawan dari Jakarta
Posted in Travelling

Backpacker to Bintan

Hai Guys.. Salam Hangat dari Bintan.

DSCF0625

Selama tinggal di Pekanbaru hampir setahun, akhirnya kemarin berkesempatan untuk mengunjungi Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia.

Selama di Riau ini belom pernah pergi kemana pun dalam rangka liburan coy. Kegiatanku cuma kerja, kuliah, kostan, ngemol. Akhirnya kemarin tanpa diduga, gak direncakan, gak nyiapin budget, pokoknya serba dadakan, aku berangkatlah ke Bintan.

Cerita awalnya itu begini..

Hari Rabu, 3 hari sebelum berangkat liburan. Di grup kantor itu heboh bahwa hari Senin itu cuti bersama. Padahal seharusnya HARPITNAS. Bayangin doong Senin masuk kerja terus Selasanya libur. Aku udah seneng banget doong kalo Senin libur. Tiba-tiba aja kepikiran pengen liburan. Pilihannya itu adalah ke Sumbar atau ke Bintan/Tanjung Pinang.

Aku juga liat kondisi cuaca. Meramalkan kondisi cuaca dulu. Kalo ke sumbar disaat kondisi sekarang yang sering hujan, apalagi dataran tinggi pasti curah hujannya tinggi. Akhirnya Sumbar dicoret dari daftar list. Dan tujuan liburan jatuh ke Bintan.

Di hari itu juga aku bilang sama Bos. Tiba-tiba aja dikasih ijin doong.. Alhamdulillah itu sesuatu banget. Boskuuuhh emang terbaikss.

Aku langsung hubungi kawanku di Duri untuk backpackeran ke Bintan dan dia sih oke-oke aja. Besoknya dua hari sebelum keberangkatan, buru-buru beli tiket bolak-balik PKU-Batam.

Hal yang harus dipersiapkan sebelum berangkat ke Bintan atau backpacker kemana pun adalah kalian harus cari referensi liburan disana. Buat daftar list tempat-tempat yang kalian kunjungi. Cari tahu mobilitas di tempat yang kalian tuju dan cari tahu kalian mau tidur dimana selama disana. Lebih baik kalo mau ke Bintan sudah persiapan sebulan sebelumnya biar bisa dapet tempat penginapan yang harga murah.

List Daftar tempat wisata yang akan dikunjungi :

  1. Bintan Mangrove
  2. Treasure Bay
  3. Lagoi Beach
  4. Gurun Pasir
  5. Pantai Trikora
  6. Danau Biru
  7. Pantai Beralas Pasir

Yang dicoret itu waktunya gak cukup dan agak menjauh jaraknya kalo dari peta.

Hari Keberangkatan

WhatsApp Image 2017-03-25 at 16.39.44
Hang Nadim Airport Batam

Jangan Lupa Packing. Jangan segala dibawa ya. Untuk handuk pasti dipenginapan juga disediain. List daftar barang yang dibawa :

  1. Baju+celana main 2
  2. Baju tidur 2
  3. Baju daleman. (Untuk kalian para cewek, kondisikanlah satu hari kalian ganti CD. Jadi dalam satu hari harus 2). Jangan sampai kekurangan haha.
  4. Mukena bagi yang muslimah.
  5. Alat mandi (kalo gak mau pake alat mandi hotel).
  6. Peralatan wajah + sunblock.
  7. Sendal (ini aja cukup buat main, lebih kerasa mainnya ketimbang sendal mahal-mahal)
  8. Obat-obatan (yang sekiranya diperlukan).

Jangan lupa hp dan kamera untuk mengabadikan momennya guys.
Sabtu sore Aku dan kawanku berangkat ke Batam. Sampai di Batam 1 jam kemudian. dan langsung diantar taksi ke Pelabuhan Punggur, bayar 100rb. Syukur-syukur kalo kalian bisa nego dapet 70-80rb. Dari Pelabuhan Punggur menuju Pelabuhan Tanjung Uban ongkosnyaΒ  40rb/orang. Saran siih gak usah beli tiket boat di loket-loket pintu masuk. Kalian tinggal beli tiket masuk pelabuhannya 10rb. Langsung aja menuju tempat ke berangkatan boat Tanjung Uban. Kalian musti ngobrol sama penumpang lain, biar tujuan kalian itu benar. Nanti di boat kalian baru bayar ongkosnya.

Akhirnya sampai juga di Bintan. Pulau sejuta pesona.
Namanya juga backpacker dadakan. Sampai di Tanjung Uban kami kebingungan mobilisasi ke tempat penginapan yang dipesan kawanku. Kami singgah dulu di tempat makan sambil nanya penyewaan motor. Ujung-ujungnya kami naik ojek ke tempat penginapan di Lagoi karena gak dapet sewa motor. Naik ojek ke Lagoi sekitar 80rb (udah nego). Sampai juga di tempat penginapan.

Day 1

Kami dapet motor sewa 250rb selama 3 hari ke depan. Lumayan bisa dibawa keliling Bintan.
Tempat kami menginap ternyata dekat dengan tujuan pertama kami, yaitu Bintan Mangrove Discovery Tour.

DSCF0291
Mangorve Tour

Untuk tour keliling hutan mangrove pakai boat harganya 150rb (untuk turis lokal). Kalian pinter-pinterlah nego. Tour mangrove sekitar 1 jam-1 setengah jam. Kalau kalian tour malem, kalian bisa liat banyak kunang-kunang.

Tujuan kedua kami yaitu Treasure Bay. Harga masuknya 100rb. Tempatnya gak jauh dari penginapan. Disini pantainya pantai buatan. Keren banget. Banyak permainan airnya. Tapi harga untuk setiap permainannya sangat mahal.

DSCF0361
Treasure Bay

Menjelang sore kami lanjut perjalanan menuju Trikora.

Day 2

Pagi-pagi kami langsung siap-siap menuju Pantai Beralas Pasir. Katanya ini adalah surganya Bintan. Untuk pergi ke Pantai Beralas Pasir ada agen khusus yang mengelola tempat itu. Untuk pergi kesana kalian perlu mengeluarkan kocek seharga 150rb/org (lagi-lagi turis lokal) ditambah life vest dll total sudah termasuk tiket pulang sebesar (+_ 200rb/org). Pinter-pinterlah nego, kami saja dapat 288rb untuk dua orang. Disini juga menyediakan paketan. Ada penginapan, bisa snorkeling, permainan air yang lain juga ada.

DSCF0619
Pantai Beralas Pasir/White Sand Island

Tujuan terakhir adalah Pantai Trikora. Tidak jauh dari Penyebrangan Pantai Beralas Pasir, sekitar 10 menit sudah sampai di Pantai Trikora. Tiket masuk gratis.

DSCF0762
Pantai Trikora

Menurutku dibanding kalian pake agen khusus untuk liburan. Model backpackeran budgetnya lumayan lebih bisa diatur. Diluar tiket pesawat dan taksi, budget yang aku keluarkan untuk backpacker ke Bintan adalah :

  1. Tiket boat pp : 80rb/org.
  2. Penginapan selama 3 malam : 700rb/org/kamar.
  3. Tempat wisata total : 400rb.
  4. Sewa motor : 200rb/org.
  5. Makan : 100rb/perhari total 300rb/3 hari.

Jadi total budget yang kalian perlukan untuk 2 hari 3 malam di Bintan adalah 1,7jt. Makan jangan di restoran besar. Di pinggir-pinggir jalan juga ada warung-warung seafood yang enak tapi terjangkau, sekali makan 50-60rb.

Dibanding pake tour agent khusus 1,5jt hanya untuk satu hari.

Begitulah cerita liburanku ke Bintan. Dadakan, semua ala ala backpacker. Selamat mencoba.

Posted in Friendship

Empat Sekawan

Hello World,

Selamat Sore πŸ™‚

Akhir-akhir ini sering hujan lebat. Bahkan jalur perbatasan Riau-Sumbar terputus karena banjir. Semoga cepat kembali normal, supaya bisa main ke Sumbar hehe.

Sudah masuk semester 2, minggu kedua kuliah. Kemarin pagi aku bangun kesiangan dan masih sempatnya bikin bekal makan siang. Alhasil nyampe kampus jam 7.50. Padahal jadwal kuliah dimulai jam 7 pagi toleransi 30 menit. Dan ternyata dosennya gak ada. 2 mata kuliah pagi skip. Akhirnya aku dan teman-teman berkeliling kampus, dan pergi ke stadion dekat kampus.

2017_0304_22142300

Perkenalkan ini teman-temanku paling kocak, paling menyebalkan, paling dikangenin kalau udah jenuh sama kerjaan di kantor.

2017_0304_21500200

Kami sekelas hanya berempat.Satu angkatan saja. Harusnya berlima, tapi satu kawan lagi sibuk kerja jadi kuliahnya terbengkalai sejak semester 1. Aku perempuan sendiri seperti biasa. Paling cantik dan paling cerewet.

2017_0304_21480400
Di depan stadion Riau

Sekelas hanya berempat saja membuat kami cepat akrab satu sama lain. Kompak dalam hal membully satu sama lain. Kompak saling direpotin satu sama lain. Empat orang dengan karakter berbeda-beda, dengan latar belakang pekerjaan, suku dan agama yang berbeda-beda. Kami belajar menghargai satu sama lain.

2017_0304_21571300
Kanan Ardi, Kiri Edwin

Ardi, paling gendut dan sedang berusaha menurunkan berat badan agar dapat cewek. Keturunan jawa, asli Duri, Riau. Dia leader kami, ketua kelas. Paling kocak, paling heboh di antara kami berempat, paling “omes”. Tapi kalau udah urusan cewek, beuh dia paling dewasa banget. Antar jemput aku aja dia pasti gak nolak kalau emang gak sibuk.

Edwin, paling sering di bully sama kami bertiga. Orangnya banyak “tapi”nya. Kalo gak ada dia pas kumpul, agak sepi. Gak ada yang dibully. Keturunan batak, tapi agak cemen. Enggak keras seperti kebanyakan orang batak. Setiap pagi musti sarapan. Wajib sarapan. Meskipun udah masuk kelas, dia pasti mangkir dulu buat sarapan. Orang paling panik dan heboh kalau ada apa-apa.

2017_0304_21574300
Kiri Norensen. Sayang, bukan pacar. πŸ˜€

Norensen, paling kalem, dewasa banget, sayang banget sama adik adiknya, dan paling good lookinglah yaa di antara ketiga cowok. Orang batak, jadi karakternya keras. Beda banget sama bang Edwin. Lagi berusaha dekatin kawan cewekku di kantor. Cuma cewek dikantorku itu agak gengsian. Gak tau deh kelanjutan mereka seperti apa.

2017_0304_21583500

Mereka benar-benar jadi pengobat rindu kalau aku lagi kangen rumah. Dengan kehebohan mereka, kelucuan mereka, yang buat aku bisa betah di Pekanbaru. Semoga pertemanan kami tetap terjalin, lulus kuliah bareng, dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Jadi bos misalnya? haha πŸ˜€